Alamat

Jl Diponegoro Gg. III Cepu - Jawa Tengah Indonesia
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 Februari 2011

FAKE AL'QURAN from US FAKE AL'QURAN from US

Oleh:  Iswahyudi Ganshter
 
Waspada Al-Qur'an palsu buatan Amerika
Jangan abaikan ini, sebarkan ke semua muslim!

Al-Quran baru buatan amerika, berbahaya dan sedang didistribusikan di kuwait , berjudul 'The True Furqan' isinya bertentangan sekali. Dibuat oleh 2 perusahaan percetakan 'Omega 2001' dan 'Wine Press'.
Judul lain buku ini 'The 21st Century Quran'!
Berisi lebih dari 366 halaman baik bahasa Arab dan Inggris, sekarang kabarnya didistribusikan kepada anak2/generasi muda di Kuwait di sekolah2 berbahasa Inggris disana. Bukunya sendiri memuat 77 surah, termasuk Alfatihah, Al-Jana, dan Al-Injil.
Semuanya dimulai dengan sebuah versi panjang gabungan kepercayaan Kristen tentang tiga tuhan.

Dan banyak sekali bertentangan dengan berbagai kepercayaan dalam Islam, seperti mempunyai lebih satu istri dianggap perbuatan Zina, perceraian itu dilarang, dikatakan juga bahwa Jihad adalah HARAM.

Buku yang sangat menyesatkan. Jadi tolong sampaikan kepada semua muslim sedapat kita tentang pemberitaan ini semoga Allah melindungi kita semua dari orang2 Kafir yang jahat, mendustakan Agama Allah SWT

kalau mau lihat isinya silahkan kunjungi situs ini
http://www.islam-exposed.org/furqan/contents.html
Tags: al'quran palsu

Saudi Ajak PBNU Perkuat Islam Sunni

Oleh:  Iswahyudi Ganshter

Upaya kerjasama antara PBNU dan pemerintah Saudi Arabia kini sedang diupayakan untuk terus meningkat. Menteri Urusan Islam, Wakaf dan Dakwah Saudi Sheikh Sholeh bin Abdul Aziz Al Sheikh mengajak PBNU untuk memperkuat Islam sunni dalam kunjungannya ke PBNU, Selasa.

Syeikh Sholeh juga mengakui peranan NU sebagai organisasi yang sudah tua dalam pengembangan dakwah dan pengajaran agama Islam dan bahkan sempat menjadi partai politik. Kerjasama dalam pemikiran, budaya dan bidang lainnya sangat dimungkinkan.

Sementara itu Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi yang baru pulang dari Iran dan Saudi Arabia menceritakan bahwa PBNU saat ini sedang berupaya untuk membantu mendamaikan konflik di Palestina dan Irak.

Kiai Hasyim yang juga anggota Rabithah Alam Islami menjelaskan bahwa NU telah mendirikan forum bagi ulama Islam dalam wadah International Conference of Islamic Scholars (ICIS) yang berusaha mengembangkan Islam yang rahmatan lil alamiin.

Hadir dalam acara tersebut sejumlah pengurus PBNU seperti KH Said Aqil Siroj, KH MAGHFUR UTSMAN, KH Mashuri Naim yang ketiganya merupakan lulusan universitas Arab Saudi. HM Rozy Munir, Prof. Dr. Masykuri Abdillah, dan sejumlah pengurus lainnya. (mkf)

Syeikh Yusuf al-Qaradhawi: Saya ini “Anak” NU

Oleh:  Iswahyudi Ganshter

Ulama terkemuka asal Mesir Syeikh Yusuf al-Qaradhawi Kamis (11/1) siang mengunjungi kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jl. Kramat Raya, Jakarta Pusat. Sang Syekh yang datang bersama Menteri Agama RI Maftuh Basyuni disambut hangat oleh para pengurus NU, antara lain, KH Hasyim Muzadi, KH Ma’ruf Amin, KH. Said Aqil Siradj, KH MAGHFUR UTSMAN, dan KH Nazaruddin Umar.

Kiai Ma’ruf Amin saat memberikan sambutan pengantar atas nama PBNU berseloroh bahwa di Indonesia nama Syeikh Yusuf Qaradhawi dipanggil secara salah kaprah, Yusuf Qordhawi. “Padahal kalau dibahahasa-Indonesia-kan artinya itu tukang kritik. Jadi yang benar Qaradhawi,” kata Kiai Ma’ruf Amin disambut tawa Sang Syeikh dan hadirin.

Tidak kalah, Sang Syekh menimpali, dirinya kebetulan lahir pada tahun kelahiran organisasi Nahdlatul Ulama, tahun 1926. “Berarti saya ini anak NU,” katanya bergurau. Dirinya mengaku pertama kali mengenal NU saat salah seorang ketua NU KH. Idham Kholid berkunjung ke Universitas Al-Azhar Mesir.

Syeikh Yusuf Qaradhawi mengajukan pesan, tugas NU saat ini adalah menjadi dinamo bagi kebangkitan umat Islam di Indonesia dan dunia. Menurutnya Indonesia sebagai negeri Muslim terbesar di dunia mempunyai kekayaan alam dan sumber daya manusia yang sangat potensial untuk “memenangkan” umat Islam dari tekanan dunia internasional.

“Tapi tanpa mesin pengerak semua itu tidak akan bias jalan. Ada satu kekuatan lagi yang lebih besar dimiliki oleh NU yakni kekuatan rohani,” kata Syeik Qaradhawi.

Dirinya mengaku bangga dengan model Islam moderat yang dipaktikkan oleh NU. Sistem pengambilan hukum Islam dalam NU yang mengambil salah satu dari empat Mazhab Fikih dan sistem berteologi dengan mengikuti dua mazhab besar yang diterapkan secara longgar memberikan ruang untuk saling bertoleransi dengan kelompok Islam mana pun.

“Dengan toleransi kita akan bisa bersatu dan memperkecil perbedaan. Dengan toleransi kita akan bisa menyatukan barisan untuk membantu umat Islam di Palestina dan Irak. Saya juga sepakat dengan Kiai Ma’ruf Amin bahwa umat Islam adalah umat yang mengambil jalan tengah,” kata Syeik Qaradhawi.

Rais Syuriah PBNU KH MAGHFUR UTSMAN yang menjadi pemandu acara berseloroh lagi. “Kalau Syeikh Qaradlawi lahir di Indonesia pasti menjadi warga NU. Dan beliau kayaknya punya bakat untuk menjadi rais syuriah,” katanya diikuti tawa hadlirin.

Ketua Umum PBNU KH. Muzadi saat memberikan kata penutup mengatakan, Nahdlatul Ulama saat ini sedang melakukan upaya-upaya untuk melerai konflik antara Sunni dan Syiah yang terjadi di Irak dan Negara-negara di Timur Tengah umumnya. NU telah menyatukan langkah dengan organisasi Islam yang lain yang seperti Muhamammdiyah dan Majelis Ulama Indonesia. “Dalam waktu dekat saya juga akan bertemu dengan Ayatullah At-Tazkiri di Iran untuk membahas masalah itu,” katanya. (nam)

Selasa, 25 Januari 2011

Nasehat untuk Pejabat: Ikhlas, Bukan Menghabiskan

Add caption
Blora, CyberNews. Para pejabat saat ini membutuhkan nasehat, agar menjadi pejabat yang ikhlas. "Saat ini yang butuh dinasehati itu pejabat, bukan masyarakat. Tujuannya agar pejabat bisa menjadi pejabat yang ikhlas, bukan pejabat yang menghabiskan semuanya," tegas Prof Dr KH Maghfur Usman.

Ditemui Suara Merdeka CyberNews bersama dengan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin (STIU) Khozinatul Ulum Blora Abdul Fattah dan beberapa pengurus Madrasah Tasywiquth Thullab Salafiyyah (TBS) Kudus di antaranya Noor Salim dan Amin Yasin, Minggu (22/8) di kediamannya di kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) As-Salam Jalan Diponegoro Gang 3/2 Cepu, Guru Besar Ulumul Hadits di Institut Ilmu Al-Quran (IIQ) Jakarta, mengatakan, pejabat harus memperhatikan jabatannya, karena itu adalah amanah.

"Banyak hal yang menjadi kebobrokan Indonesia itu hasil kebijakan para pejabat yang tidak bijaksana. Saya sepakat dengan apa yang

diperjuangkan artis senior Indonesia Pong Harjatmo bahwa pemimpin itu harus adil, tegas dan lugas," ujar peraih doktor di Universitas Ummul Qura Arab Saudi dan mantan Dekan Fakultas Sosial dan Politik Universitas Brunei Darussalam.

Mantan staf ahli Menteri Agama era Maftuh Basuni yang juga pernah diangkat sebagai staf ahli Menteri Pendidikan di Brunei Darussalam itu berharap agar para pejabat bisa bekerja lebih baik dan menjaga amanah yang dibebankan.

"Saya tidak mau terlalu banyak pesan. Kalau banyak pesan nanti membosankan, seperti iklan di Televisi. Saking banyaknya sehingga tidak ada yang melihat. Intinya saat ini, rakyat itu butuh pemimpin yang tegas, adil, amanah dan ikhlas," tandas kiai yang beberapa tahun mengajar S2 Fakultas Bisnis Studies Universiti Teknologi Mara (UTM) Malaysua dan saat ini menjadi salah satu Mustasyar PBNU bersama H Jusuf Kalla (mantan Wakil
Presiden RI) dan KH Tolhah Hasan (mantan Menteri Agama).
 
dikirim oleh : Iswahyudi Ganshter